kenapa kentut bau

Bau Buang Angin Mengganggu? Ini Alasannya Kenapa Buang Angin Kamu Bau!

Bau Buang Angin Mengganggu? Ini Alasannya Kenapa Buang Angin Kamu Bau!

Sebagai salah satu fungsi alami tubuh manusia, buang angin memang tak bisa dihindari. Terkadang kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa buang angin bisa menyebarkan aroma yang kurang nyaman. Kenapa buang angin bau? Apakah ini hal yang normal? Mari kita gali lebih dalam di dalam pembahasan ini.

Kenapa buang angin bau?

buang angin atau buang angin adalah kondisi alami tubuh yang mengeluarkan gas dari saluran pencernaan. Meski normal, ada beberapa alasan mengapa buang angin bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap.

1. Konstipasi atau sembelit

Kondisi sembelit terjadi karena adanya feses yang menumpuk di dalam pencernaan dan menyebabkan buang angin berbau. Ketika mengalami konstipasi, feses bergerak lebih lambat melalui saluran pencernaan. 

Akibatnya, bakteri di usus memiliki waktu lebih lama untuk mengurai sisa-sisa makanan. Selama proses ini, beberapa bakteri menghasilkan senyawa-senyawa tertentu yang memberikan aroma busuk pada buang angin. 

Selain itu, gas-gas ini juga dapat diserap oleh tinja yang bergerak lambat sehingga lebih banyak gas yang tersisa di dalam saluran pencernaan. 

2. Jenis makanan yang dikonsumsi

Salah satu makanan yang menyebabkan buang angin bau adalah jenis makanan tinggi serat. Beberapa buah dan sayur yang mengandung tinggi serat bisa mendorong produksi gas di dalam pencernaan.

Selain itu, makanan yang mengandung sulfur seperti bawang dan telur dapat menghasilkan gas berbau tidak sedap. Proses pencernaan makanan tertentu juga dapat memicu produksi asam lemak tertentu yang dapat memberikan aroma pada buang angin.

3. Intoleransi laktosa

Gula alami yang terdapat di dalam susu atau laktosa menyebabkan buang angin bau bagi orang yang memiliki intoleransi laktosa.

Susu sapi, keju, yogurt, dan berbagai jenis makanan yang mengandung laktosa lainnya tidak bisa dikonsumsi oleh pemilik intoleransi laktosa.

Selain buang angin bau, intoleransi laktosa juga dapat menyebabkan gejala lain seperti diare dan perut kembung. 

4. Infeksi saluran pencernaan

Gangguan pada pencernaan disebabkan oleh bakteri atau virus yang menginfeksi. Kondisi ini terjadi karena makanan yang tidak bersih, jarang cuci tangan, dan penyebab lainnya.

Infeksi saluran pencernaan menyebabkan peradangan dan kerusakan pada dinding usu dan mengubah proses pencernaan secara keseluruhan. Kondisi ini membuat makanan dicerna dengan kurang baik, menghasilkan gas, dan memberikan aroma kurang nyaman pada buang angin.

buang angin yang berbau selama infeksi saluran cerna seringkali disertai dengan gejala lain seperti diare, nyeri perut, dan perubahan pola buang air besar. 

Bagaimana cara mengatasi sembelit?

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sembelit dan mengurangi frekuensi buang angin berbau.

  • Banyak minum air putih, untuk meningkatkan kinerja pencernaan
  • Olahraga ringan
  • Konsumsi makanan dan suplemen prebiotik
  • Hindari produk susu sapi atau yang mengandung laktosa, ganti dengan produk nabati seperti susu gandum, kelapa, dan lainnya
  • Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein
  • Konsumsi makanan dengan serat baik

Untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengatasi sembelit, kamu juga bisa konsumsi Cool-Vita Slimkeep Detox Drink! Suplemen ini dilengkapi dengan 34 serat sayur dan buah serta mengandung enzim yang baik untuk pencernaan. 

Sekarang sudah tahu kan, bahwa buang angin berbau bukanlah sesuatu yang aneh atau memalukan? buang angin adalah bagian alami dari proses pencernaan tubuh.

Jika kamu merasa bahwa buang angin bau berlebihan atau disertai dengan gejala lain, jangan ragu untuk konsultasi  dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Yuk simak video di bawah ini untuk konten #LebihDariTau yang menjelaskan tentang buang angin bau! Jangan lupa untuk like, share, dan subscribe ke Youtube channel Cool-Vita untuk informasi kesehatan lainnya.

Referensi: