berat badan susah turun

Kenapa Berat Badan Susah Turun? Temukan Jawabannya di Sini!

Kenapa Berat Badan Susah Turun? Temukan Jawabannya di Sini!

Apakah kamu termasuk orang yang merasa berat badan susah turun meskipun sudah mencoba berbagai cara? Jangan khawatir, kamu tidak sendirian. Banyak orang mengalami berat badan susah turun dan mencari jawaban serupa.

Berat badan susah turun

Setiap orang memiliki tubuh yang berbeda. Gaya hidup yang sehat dan aktif tidak selalu menjamin berat badan turun dengan efektif. Berbagai faktor seperti genetika, metabolisme, dan kebiasaan makan dapat memainkan peran dalam kesulitan menurunkan berat badan.

1. Metabolisme lambat

Metabolisme adalah proses tubuh dalam mengubah makanan menjadi energi. Jika seseorang memiliki metabolisme yang lambat, tubuhnya akan membakar kalori lebih lambat dan menyebabkan penumpukan lemak.

Jika memiliki metabolisme yang lambat, tubuh tidak bekerja dengan baik dalam mengubah makanan menjadi energi. Meskipun seseorang menjalani gaya hidup aktif, kalori yang terbakar mungkin tidak sebanding dengan kalori yang dikonsumsi. 

Selain itu, metabolisme yang lambat dapat membuat seseorang merasa lelah dan kurang bersemangat untuk berolahraga yang bisa memperburuk masalah penurunan berat badan. 

Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap, memilih makanan yang mendukung metabolisme, dan memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan efisiensi proses metabolisme.

2. Kebiasaan makan yang tidak sehat

Makanan cepat saji, camilan tidak sehat, dan minuman bersoda umumnya rendah nutrisi dan tinggi kalori, membuat metabolisme tidak seimbang.

Makanan tidak sehat cenderung kurang mengandung serat, protein, dan nutrisi esensial lainnya yang dibutuhkan tubuh. 

Konsumsi makanan yang tidak sehat dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan.n Untuk mengatasi kesulitan menurunkan berat badan akibat kebiasaan makan yang tidak sehat, penting untuk beralih ke pola makan yang seimbang, kaya serat, dan nutrisi. 

Memilih makanan alami, mengurangi asupan gula dan lemak jenuh serta meningkatkan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan adalah langkah penting dalam mencapai berat badan yang sehat.

3. Stres

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh melepaskan hormon kortisol sebagai respons dari perasaan tersebut. 

Hormon kortisol yang tinggi dapat meningkatkan nafsu makan, terutama untuk makanan tinggi lemak dan gula sebagai upaya tubuh untuk mengatasi stres.

Selain itu, stres dapat mengubah perilaku makan. Beberapa orang cenderung makan berlebihan atau memilih makanan tidak sehat sebagai kenyamanan untuk mengatasi stres. 

Pola makan seperti ini dapat menyebabkan peningkatan asupan kalori, yang pada akhirnya dapat menghambat usaha menurunkan berat badan.

4. Kurang tidur

Selain stres, hormon kortisol juga bisa diproduksi jika kamu kurang istirahat. Dampaknya? Kamu menyimpan lemak yang berlebihan. 

Ahli dari University of Chicago mengatakan bahwa kurang tidur membuat tubuh lemas. Hanya dalam empat hari kurang tidur, kemampuan tubuh untuk memproses insulin menjadi berantakan. Sensitivitas insulin turun lebih dari 30%.

Saat tubuh tidak merespons insulin dengan baik, tubuh kesulitan memproses lemak dari aliran darah sehingga menyimpannya sebagai lemak.

5. Konsumsi gula berlebihan

Saat kamu mengonsumsi terlalu banyak gula, tubuh cenderung menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak khususnya di area perut.

Gula juga menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, dan bisa turun dengan cepat. Akibatnya, kamu akan merasakan lapar yang hebat. Peningkatan nafsu makan ini dapat mengakibatkan asupan kalori yang berlebihan.

6. Faktor genetik

Gen yang diwariskan dari orang tua dapat mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk mengalami penambahan berat badan atau kesulitan menurunkannya. 

Beberapa gen dapat memengaruhi metabolisme, kecenderungan menyimpan lemak, dan respons tubuh terhadap pola makan dan olahraga.

Seseorang dengan faktor genetik metabolisme lambat lebih sulit membakar kalori dan cenderung menyimpan energi dalam bentuk lemak. Gen juga dapat mempengaruhi lokasi penimbunan lemak di tubuh seperti daerah perut atau paha.

Kesimpulan

Berbagai penyebab bisa menjadi jawaban atas pertanyaan SobatVit “mengapa berat badan susah turun?”

Untuk mengatasinya, kamu bisa konsumsi suplemen tambahan yang bisa mengikat minyak berlebih di dalam tubuh dan mengandung serat yang sehat. Cool-Vita Slimkeep Detox Drink bisa menurunkan berat badan kamu secara sehat.

Dengan kemasan praktis dan rasa yang enak, suplemen dari Cool-Vita bisa menjadi jawaban untuk menurunkan berat badan secara sehat.

Referensi: